Beberapa waktu terakhir ini, rasanya selalu miris, mendengar dan membaca pemberitaan mengenai ekonomi di tanah air tercinta, yang dari hari-ke hari semakin menyedihkan… Diperparah dengan kenaikan harga bensin beberapa waktu lalu, membuat hati saya semakin ciut… Apalagi, mendengar langsung kisah dari papa saya di Bandung, yang menceritakan susahnya memperoleh gas Elpiji, sehingga beliau terpaksa membayar [...]
Posts Tagged ‘living in miri’
Akhirnya Kamipun Antri Bensin Juga
Posted in catatan kecil, tagged living in miri, negeri jiran, oil price effect on June 4, 2008 | Leave a Comment »
Ehm… sepucuk surat cinta… pagi ini..
Posted in catatan kecil, tagged curhat, living in miri, negeri jiran on May 12, 2008 | Leave a Comment »
Pagi ini ceritanya saya dandan sedikit lebih rapi… Bukan karena mau kencan atau wawancara kerja lhooo… Tapi karena mau ke Jabatan Imigresen (Kantor Imigrasi-nya sini) buat ngurus perpanjangan work permitnya assisten tercinta alias si bibi… Berhubung tampang saya sering saru sama para TKI, terpaksa deeeh… sedikit meng upgrade penampilan… maklum, orang-orang sini biasanya baru sopan kalo lihat penampilan orang [...]
Kisah Dari Negeri Jiran (1)
Posted in catatan kecil, tagged curhat, dilema, living in miri, negeri jiran on January 15, 2008 | Leave a Comment »
Hampir dua tahun tinggal di negeri jiran, apalagi dalam kondisi perang dingin tidak resmi antar kedua negara, sejujurnya kadang menimbulkan perasaan tidak nyaman bagi saya. Terlebih lagi, saya tinggal di sebuah kota kecil yang bukan tujuan wisata, sehingga penduduknya relatif jarang menerima kedatangan wisatawan, membuat mereke otomatis jarang berinteraksi dengan orang luar. Jangan ditanya soal [...]














